Kategori: Program Kesehatan

Tumor Ganas Gerogoti Tangan Kanan Pak Alam, Baitulmal Tazkia Bantu Kesembuhannya

Pak Alam saat ini diberikan ujian oleh Allah SWT dengan mengalami sakit tumor ganas dibagian pergelangan tangan kanannya. Hampir satu tahun tumor ganas tersebut menempel ditangan Pak Alam.  Pria paruhbaya tersebut akhirnya memutuskan untuk berhenti berjualan gorengan. Ia hanya bisa berbaring di rumahnya, yang terletak di Desa Cibuluh Kec Kota Bogor Utara.

Pria yang sekarang berusia 70 tahun adalah seorang penjual gorengan. Sudah 15 tahun pak alam berjualan aneka gorengan di teras rumah nya dengan penghasilan sehari tidak kurang dari 100 ribu/hari, hasil dari berjualan gorengan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dengan dibantu oleh istri tercinta yang sekarang berusia 66 tahun.

Saat ini untuk kehidupan sehari-harinya dicukupi oleh anak-anaknya, yang pastinya tidak banyak. Mengingat anak-anaknya beberapa sudah berkeluarga.

“Untuk hidup saya dan istri, ya dari anak-anak mba. Meskipun kalau dihitung-hitung ya pasti gak akan cukup, tapi saya coba cukup-cukupin” Tutur Pak Alam saat ditemui oleh tim Be Health Baitulmal Tazkia.

Saat ini, seminggu dua kali Pak Alam harus kontrol rutin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi. Ia sudah dua kali melakukan operasi untuk penanganan tumor tersebut namun tumor tersebut tumbuh lagi dan tumbuh lagi.

Saat ini kondisi tumor nya sudah menjalar ke bagian jari-jari tangan nya yang mengakibatkan bengkak dan rasa nyeri yang tak tertahankan yang dirasakan oleh Pak Alam. Dokter yang menangani pria asli kota Bogor itu,  memberikan solusi terakhir untuk bisa memutus jaringan tumor, dengan cara Amputasi bagian pergelangan tangan kanannya.

Sekarang Pak Alam dan keluarga sangat merasa lega, karena melalui program Be Health Baitulmal Tazkia membantu proses kesembuhannya. Ambulans gratis Baitulmal Tazkia setiap dua kali dalam seminggu mengadvokasi Pak Alam untuk cuci darah di RSUD Ciawi. Selain itu, tim Baitulmal Tazkia juga support kebutuhan hidup Pak Alam dan keluarga.

Terima kasih banyak para donator yang sudah berpartisipasi dalam program Be Health Baitulmal Tazkia, mari kita doakan selalu untuk kesembuhan Pak Alam.

Sahabat juga dapat membantu kesembuhannya melalui rekening kami:

7092-233345 Bank Syariah Indonesia atas nama Yayasan Tazkia.

Layanan Be Health Baitulmal Tazkia

☎021-87962177

📱0813-3888-8455

Melawan Gagal Ginjal, Baitulmal Tazkia Bantu Kesembuhan Mak Isoh

Ini kisah perjuangan Mak Isoh melawan penyakitnya, gagal ginjal. Sudah tujuh bulan terakhir ini Mak Isoh rutin menjalani cuci darah di RSUD Cibinong setiap satu minggu dua kali. Anaknya, Bik Ning yang merawat ibu tercinta adalah seorang juru masak di warteg dekat rumahnya yang hanya memiliki penghasilan 2 juta/bulan. Sedangkan setiap kali Mak Isoh ingin cuci darah, Bik Ning harus merogoh kocek untuk memesan Grab Bike/Grab Car sekali memesan grab bisa mengeluarkan biaya Rp 150.000-Rp 200.000 sekali jalan. Sebulan Bik Ning harus mengeluarkan uang kurang lebih Rp 3.200.000 untuk transportasi saja belum dengan biaya obat yang tidak tercover oleh BPJS, dikarenakan tidak adanya kendaraan yang bisa membantu mengantar Mak Isoh ke Rumah Sakit.

Tak pantang menyerah, untuk penindakan cuci darah sendiri, Mak Isoh harus melakukan operasi Cimino, cimino adalah operasi kecil untuk menghubungkan salah satu pembuluh darah arteri dengan pembuluh darah vena, operasi ini bertujuan untuk membuat akses pembuluh darah guna keperluan cuci darah. Sudah dilakukan operasi cimino dibagian dada kanan dan sekarang cimino dipindah kebagian dada kiri

Wanita yang berusia sudah melewati setengah abad ini (62 tahun) berprofesi seorang buruh cuci di perumahan yang sudah dijalani nya selama berpuluh tahun terakhir. Istri dari Bapak To’i Bin Tarip (64 tahun) bapak To’i bekerja sebagai buruh angkut pasir di kampung tempat tinggal mereka yaitu di Desa Sumur batu Kecamatan Babakan Madang Kab Bogor.

Menjadi buruh cuci baju Mak Isoh hanya mendapatkan upah sebesar Rp. 100.000 setiap bulannya, sadar dengan kebutuhan yang sangat banyak dan harus menghidupi lima anak nya, Mak Isoh pun menjalani peran sebagai pemulung untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Sekarang Mak Isoh dan keluarga sangat merasa lega, karena melalui program Be Health Baitulmal Tazkia membantu proses kesembuhannya. Ambulans gratis Baitulmal Tazkia setiap dua kali dalam seminggu mengadvokasi Mak Isoh untuk cuci darah di RSUD Cibinong. Selain itu, tim Baitulmal Tazkia juga support kebutuhan hidup Mak Isho dan keluarga.

Terima kasih banyak para donator yang sudah berpartisipasi dalam program Be Health Baitulmal Tazkia, mari kita doakan selalu untuk kesembuhan Mak Isoh.

Sahabat juga dapat membantu kesembuhannya melalui rekening kami:

7092-233345 Bank Syariah Indonesia atas nama Yayasan Tazkia.

Layanan Be Health Baitulmal Tazkia

☎021-87962177
📱0813-3888-8455

Bang Kupra, Tak Pernah Lelah Berbakti Kepada Orang Tua Meski Hanya Sebagai Pengamen Robot

“Meski saya hanya pengamen robot, namun saya ingin selalu berbakti kepada orang tua saya” begitu kiranya, ucapan yang dilontarkan oleh Bang Kupra.

Laki-laki berumur 38 tahun ini, dengan sigap membantu ayahnya Pak Mamad (62) yang terjangkit penyakit tumor pita suara. Warga Bojong Gede Kabupaten Bogor ini, sudah didagnosa tumor sejak 8 Desember 2021 lalu.

Setiap hari Bang Kupra mengamen di desa susukan kecamatan Bojong Gede, penghasilan yang tidak menentu, tidak menyurutkan semangat Bang Kupra menjadi tulang pungungg keluarganya.

Sempat terjatuh, karena ternyata tagihan BPJS ayahandanya yang tidak di cover oleh pemerintah menunggak, dan terkena denda sebesar 9.308.000 untuk berobat Pak Mamad.

Alhamdulillah, melalui program layanan mustahik Baitulmal Tazkia, turut berpartisipasi membantu biaya tunggakan BPJS kesehatan Pak Mamad. Selain itu pula, melalui tim advokasi pasein Baitulmal Tazkia, dapat mengadvokasi Pak Mamad berobat ke RSUD Kota Bogor dalam sebulan empat kali.

Terima kasih banyak para donatur yang sudah berpartisipasi dalam program layanan mustahik, berkat kalian Pak Mamad bisa terbantukan. Mari kita doakan bersama untuk kesembuhan Pak Mamad.

Bantu Warga Isolasi Mandiri, Tim Satgas Covid-19 Baitulmal Tazkia Salurkan Oksigen Gratis!

Sudah hampir dua pekan lebih masyarakat Indonesia kesulitan mendapatkan oksigen, hal ini terjadi di banyak daerah seperti halnya di wilayah Jabodetabek. Kelangkaan oksigen ini tidak lain dipengaruhi oleh melonjaknya kasus Covid-19. Bagi mereka yang berpenghasilan kebawah dan terpapar virus Covid-19 sudah seperti jatuh ditimpa tangga.

Baitulmal Tazkia selalu merespons kebutuhan masyarakat bawah, terlebih pada kondisi harus memaksakan mereka melakukan Isolasi Mandiri (ISOMAN). Menyalurkan oksigen gratis, sembako gratis, hingga advokasi rujukan bagi penyintas Covid-19 pun dilakukan oleh Baitulmal Tazkia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian kepada masyarakat dhuafa yang harus tetap bertahan saat situasi sulit seperti ini.

Salah satu penerima manfaatnya yaitu Pak Suradi (50). Warga Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, yang kesehariannya bekerja serabutan dan harus menghidupi keluarganya. Sudah satu minggu lebih laki-laki paruh baya itu melakukan isolasi mandiri.

“Saya sudah dari minggu lalu Mas, tepatnya tanggal 19 Juli saya sudah merasakan gejala-gejalanya, saat dicek antigen hasilnya positif” Ucap Suradi.

Dengan sigap, tim Satgas Covid-19 Baitulmal Tazkia menyalurkan oksigen gratis kepadanya. Penyaluran yang dilakukan tim Satgas Covid-19 Baitulmal Tazkia, selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat diantaranya, menggunakan masker dua lapir, menjaga jarak dengan penyintas Covid-19 serta selalu mencuci tangan dengan sabun.

“Alhamdulilah cepat direspons oleh tim Satgas Covid-19 Baitulmal Tazkia. Saya berterima kasih atas bantuan nya sangat-sangat bersyukur bisa dibantu semoga bisa menjadi ladang pahala untuk Baitulmal Tazkia dan para donatur” Tutup Suradi saat ditemui di rumah kontrakannya dengan menjaga jarak lima meter dengan tim Satgas Covid-19 Baitulmal Tazkia.


Sahabat Baitulmal Tazkia, juga dapat turut andli membantu mereka kaum dhuafa yang terdampak Covid-19 atau yang terpapar oleh virus Covid-19.

Dengan cara berdonasi melalui klik di sini

Atau melalui rekening kami Baitulmal Tazkia.

Bank Syariah Indonesia (BSM) : 7092-233345

Sertakan angka “45” diakhir donasi anda, ex : 50.045 Kode unik tersebut sudah termasuk donasi anda.

Baitulmal Tazkia Berikan Santunan Ke Mawar, Anak Korban Kebakaran

Senyum Mawarda Aulia Anwar atau yang kerap dipanggil dengan Mawar merekah saat kami tim Baitulmal Tazkia, berkunjung kediamannya, di Kampung Bedahan Kec Sawangan Kota Depok.

24 Agustus silam, Mawar terkena luka bakar di hampir seluruh tubuhnya. Saat bermain ia bersama teman-temannnya, di dekat pom bensin mini tak sengaja terkena bensin yang tumpah, dan saat hendak dibersihkan ternyata ada sulutan putung rokok yang menyambar pada tubuh Mawar.

Si jago merah langsung menyambar di kaki mawar yang masih bersekolah kelas enam tersebut, merambat hingga hampir seluruh tubuhnya. Lalu ia di larikan ke rumah sakit terdekat. Karena kekurangan biaya, orang tuanya akhirnya menarik paksa keluar dari rumah sakit, dan di rawat di rumah, dengan obat yang diberikan oleh dokter dengan harga yang murah.

Ayah nya yang hanya berprofesi sebagai supir angkot, tak sanggup banyak membantu biaya pengobatannya.

“Ayah nya Mawar cuma supir angkot no 03, jurusan Parung – Depok yang sehari hanya dapat uang 30.000 s.d 40.000 per hari, gak sanggup banyak untuk biaya pengobatannya” Ucap Hana, ibu kandung Mawar yang berprofresi sebagai ibu rumah tangga.

Alhamdulillah, saat ini kondisi Mawar sudah cukup pulih, mari kita bersama-sama mendoakan Mawar agar dapat beraktivitas dan bersekolah seperti sedia kala. Aaminn

Be Health|Penyaluran Kursi Roda untuk Pak Rajam

Sudah sebulan Pak Rajam hanya berdiam diri di rumah, tanpa ada aktivitas apapun. Pria usia 80 tahun itu, sudah tidak kembali bekerja di kebun seperti biasanya.

“Saat saya habis dari kebun, tiba-tiba kaki kiri saya tidak bisa digerakkan dan merasa sakit yang luar biasa” Ucap Pak Rajam kepada tim Baitulmal Tazkia.

Menurut keterangan dokter, Pak Rajam mengalami pengapuran tulang, yang menyebabkan sulit untuk bergerak dan berjalan kembali.

“Tempo harinya, langsung keluarga membawa saya ke dokter, kata dokter tulang saya mengalami pengapuran, jadi saya susah buat jalan, buat tidur, dan aktivitas lainnya” imbuh Pak Rajam, warga desa Citaringgul Kec Babakan Madang kab Bogor itu.

Alhamdulillah Baitulmal Tazkia, melalui program Be Health menyalurkan kursi roda untuk Pak Rajam. Kursi roda ini diharapkan dapat meringankan dan mempermudah segala aktivitas Pak Rajam di rumah.

Terimakasih kepada para donatur yang sudah berpartisipasi dalam program Be Health Baitulmal Tazkia, Semoga program ini dapat bermanfaat untuk par Rajam, dan berbuah pahala untuk para donatur. Amin.

KERJASAMA DOMPET DHUAFA – PT. DUTA DANADYAKSA TEKNOLOGI & BAITULMAL TAZKIA BERIKAN PROTEKSI DHUAFA UNTUK 6.000 MUSTAHIK

Dompet Dhuafa melalui MPZ DD – Duta Danadyaksa Teknologi bekerjasama dengan Baitulmal Tazkia (BMTZ) meluncurkan Program Proteksi Dhuafa. Program yang direncanakan sebanyak 3 (tiga) tahap ini adalah program kepedulian kepada para mustahik (kaum Dhuafa) sebagai penyangga bagi para mustahik (kaum Dhuafa), apabila mengalami musibah meninggal dunia atau cacat tetap.

Pada tahap 1, Dompet Dhuafa melalui MPZ DD – Duta Danadyaksa Teknologi membantu 2.000 orang mustahik (kaum dhuafa) sebagai Peserta Program Proteksi Dhuafa, yang mana para Peserta akan menerima Kartu Proteksi Dhuafa dan berlaku selama 1 (satu) tahun.

Penyerahan Kartu Proteksi Dhuafa Tahap 1 dilaksanakan di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Oktober 2020 tersebut dihadiri secara simbolis oleh 30 orang mustahik yang mewakili Peserta Program Proteksi Dhuafa. Hadir juga unsur dari Dompet Dhuafa yang diwakili Tim Duta Danadyaksa Teknologi, Tim Baitulmal Tazkia (BMTZ), dan dari supported program, Tim PT. Asuransi Syariah Keluarga Indonesia (ASyKi).

Pada bulan-bulan berikutnya, Dompet Dhuafa melalui MPZ DD – Duta Danadyaksa Teknologi juga akan melanjutkan Program Proteksi Dhuafa tahap ke 2 dan tahap ke 3. Selanjutnya akan digulirkan juga kepada para mustahik (kaum dhuafa) di wilayah lainnya di seluruh penjuru negeri.

Ivan selaku perwakilan Duta Danadyaksa Teknologi menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu program kepedulian Duta Danadyaksa Teknologi yang bertujuan membantu meringankan beban para mustahik (kaum dhuafa) khususnya apabila para mustahik (kaum dhuafa) mengalami musibah meninggal dunia atau cacat tetap.

Dalam kesempatan yang sama, Iwan selaku Direktur Baitulmal Tazkia (BMTZ) mengucapkan rasa suykurnya dan berterima kasih kepada Dompet Dhuafa melalui MPZ nya – Duta Danadyaksa Teknologi atas program yang telah dilaksanakan. Dimana para mustahik (kaum dhuafa) sebagai Peserta Program Proteksi Dhuafa, adalah juga merupakan keluarga binaan Baitulmal Tazkia (BMTZ).

Dalam kesempatan ini, dilakukan sosialisasi Program Proteksi Dhuafa dan sekaligus penyerahan Kartu Proteksi Dhuafa kepada 2.000 orang mustahik (kaum dhuafa) yang diwakili secara simbolis.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan do’a bersama, kegiatan ramah tamah dan foto bersama para Peserta Program Proteksi Dhuafa dengan wakil dari Duta Danadyaksa Teknologi, Baitulmal Tazkia (BMTZ), dan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia (ASyKi).

(Saefaz Azis)

Baitulmal Tazkia Berikan Layanan Kesehatan Gratis Ke Pengungsian Cisarua

Sukajaya – (21/02) Baitulmal Tazkia mengadakan layanan kesehatan Gratis kepada para pengungsi di Desa Cisarua Kec Sukajaya Kab Bogor. Sebanyak 91 KK pengungsi berada di desa Cisarua ini, menerima manfaat program layanan kesehatan Gratis dari Baitulmal Tazkia

Sebanyak enam Team medis dari Baitulmal Tazkia dan puskesmas Desa Kiarapandak diturunkan untuk para pengungsi. Layanan kesehatan Gratis ini di laksanakan di Kantor Desa Cisarua.

“Sejauh ini penyakit yang diderita oleh para pengungsi meliputi gatal-gatal, flu, batuk, demam hingga gejala typus” ucap Dr Arpit Saat mengobati para pengungsi

Esti team Program Baitulmal Tazkia menuturkan, bahwa program Layanan Kesehatan Gratis merupakan salah satu kegiatan dari agenda program Sigap Bencana Baitulmal Tazkia.

“Sejak bencana longsor melanda hingga satu bulan, kami Baitulmal Tazkia langsung turun untuk respon bencana yang ada. Saat ini team Program Baitulmal Tazkia, terfokus ke respon pasca bencana, yang meliputi Kesehatan Gratis hingga sekolah darurat di wilayah kecamatan Sukajaya ” tutur wanita itu saat di temui ditengah-tengah Kesehatan Gratis.

” Sudah dua hari ini saya sakit kepala dan demam. Alhamdulillah, hari ini saya dapat berobat secara gratis ke dokter. Terima kasih Baitulmal Tazkia” ucap Dasit salah satu penerima manfaat program Layanan Kesehatan Gratis.

Sudah sebulan lebih para pengungsi di Desa Cisarua masih bertahan di HUNTARA (Hunian Sementara) dan masih menunggu kepastian relokasi HUNTAP (Hunian Tetap) dari pihak pemerintah.

Baitulmal Tazkia dan Asyki Salurkan Satu Juta Ta’awun Card

Baitulmal Tazkia dan Asuransi Syariah Keluarga  Indonesia (ASyKI) menyalurkan 289  ta’awun card (kartu tolong menolong-red) kepada para mustahik (penerima zakat) dan dhuafa di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg. Ta’awun card ini diberikan kepada para mustahik dan dhuafa untuk melindungi resiko yang dapat terjadi meliputi sakit, kecelakaaan dan meninggal dunia.

Bertempat di Pondok Pesantren Qoryah Thoyibah Al Mughni, para musthik diberikan pengarahan penggunaan ta’awun card. Diarahkan langsung oleh Iwan di depan para penerima manfaat.

“Kartu ini berguna untuk memproteksi para mustahik dari kesehatan, kecelakaan dan kematian. Bahkan sudah berwakaf,” tutur  Direktur Baitulmal Tazkia Iwan.

Iwan melanjutkan bahwa hanya dengan berinfaq Rp 50.000, para donatur sudah berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan, ta’awun card. Iwan menjelaskan bahwa penyaluran ta’awun card diperoleh dari para donatur-donatur. “Ta’awun card ini perolehan dananya diperoleh dari para donator-donatur Baitulmal Tazkia yang disalurkan berbentuk asuransi syariah ta’awun card” katanya.

Salah satu penerima manfaat, Amala (36) merasa senang dengan adanya ta’awun card. “Alhamdulillah saya senang sekali dengan ta’awun card ini, semoga dapat bermanfaat untuk saya dan keluarga. Terima kasih Baitulmal Tazkia dan ASyKI,” ujarnya.

Program ta’awun card merupakan program tolong menolong yang ditawarkan kepada perusahaan, lembaga, komunitas untuk mendukung program gerakan wakaf dan memberikan bantuan santunan kepada para dhuafa yang terkena musibah (meninggal dunia, kecelakaan, sakit).

Selain melindungi resiko mustahik, ta’awun card juga memberikan wakaf tunai yang dikelola oleh lembaga wakaf sebagai nazir akan digunakan sebagai wakaf produktif untuk kemaslahatan kaum dhuafa. Hanya dengan kontribusi Rp. 50.000/peserta/tahun. Para peserta program akan menerima kartu ta’awun dhuafa yang akan berlaku selama satu tahun. (Saefaz)

Kursi Roda untuk Pak Kusrin

Rabu (22/01) Baitulmal Tazkia – Raut wajah gembira bapak Kusrin (62) warga Kebon Pedes Tanah Sereal Bogor. Saat team Layanan Mustahik Baitulmal Tazkia menyalurkan kursi roda untuknya.

Bapak Kusrin didiagnosa dua bulan lalu, mengidap penyakit Stroke ringan. Sejak itu, pria yang berprofesi sebagai buruh lepas itu tidak dapat melanjutkan pekerjaannya.

“Alhamdulillah adanya kursi roda ini, dapat membantu meringankan pergerakan saya untuk beraktivitas” ucap Pak Kusrin.

Mari selalu doakan Pak Kusrin dengan menulis kata ‘Amin’ di kolom komentar, agar segera diangkat penyakit yang di derita nya dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. Amin.

Open chat
Assalamu'alaikum Sahabat Baitulmal Tazkia
Ada yang bisa kami bantu?

Chat kami di sini