Tag: Zakat

Baitulmal Tazkia Distribusikan Paket Pangan untuk Pak Uwen, Keluarga Prasejahtera di Kecamatan Caringin, Kab Bogor

Alhamdulillah hari ini Jumat, 08 September 2023 Tim Baitulmal Tazkia mendistribusikan Bantuan paket pangan untuk Keluarga Prasejahtera di Kecamatan Caringin Kab.Bogor Jawa barat.

Pak uwen (73) seorang pekerja buruh layangan hanya mendapatkan upah sebesar Rp. 100/pcs layangan. Ia dibantu istri dan anaknya, dalam satu hari hanya mampu membuat layangan sebanyak 300 pcs layangan, hal itu artinya hanya mendapatkan penghasilan Rp. 30.000 saja perhari.

Cukup Gak Cukup, Harus dicukup-cukupin, bergitu kiranya ungakapan Pak Uwen, laki-laki yang masuk masa lansia ini, perhari mendapatkan uang paling besar hanya Rp. 30.000, harus menghidupi tujuh orang anak, istri dan dirinya.

Maka tak ayal, ia dan anak-anaknya sering hanya makan nasi dan garam saja. Makanan gorengan adalah makanan yang mewah menurut mereka. Anak-anaknya bersekolah dengan sergam, dan peralatan yang dikasih oleh para tetangga.

RUMAH HAMPIR RUBUH

Rumah lugu, rumah ukuran 7×6 yang saat ini adalah rumah orang tuanya dulu, yang kini Pak Uwen dan keluarga tempati. Memprihatinkan, kondisi rumahnya bisa dikata hampir rubuh.

Bahkan ada ungkapan dari Pak RT setempat “Ini kalau ada gempa kecil aja, pasti udah rubuh”

Tak ayal, kondisi rumahnya memang sudah tak layak huni. Kebocoran terlihat di setiap sudut. Temboknya sudah rapuh, bahkan dipegang saja sudah terasa bisa saja rubuh. Beberapa titik tembok disanggah dengan bambu dan atap dibantu tutup dengan terpal.

Meski rumahnya memiliki kamar, namun tidak ada yang istirahat dalam kamarnya. Karena kondisi atap, dan dinding yang sudah miring, mereka takut untuk istirahat di dalam kamar. Alhasil, tujuh, istri dan Pak Uwen tidur di ruang tamu yang ukurannya sangat sempit, bahkan hanya untuk membuka pintu saja, harus ada yang mengalah bergeser.

Alhamulillah, tim program Baitulmal Tazkia dapat bersilahturahim dengan Pak Uwen, selain bersilahturahim tim program Baitulmal Tazkia juga mendistribusikan paket pangan untuk Pak Uwen dan keluarga.

“Terima kasih banyak para donatur Baitulmal Tazkia, yang sudah mau bersilahturahim dan memberikan paket pangan untuk keluarga saya. Semoga berkah selalu” tutur Pak Uwen.

Terima kasih banyak #SahabatKebaikan yang sudah saling berkolaborasi kebaikan untuk para keluarga prasejahtera. Yuk bantu keluarga prasejahtera lainnya melalui:

sahabatkebaikan.com

Atau melalui rekening lembaga kami di:

🏦 BSI: 7777-8822-38 A.n Yayasan Tazkia
Layanan Kami

📱0813-3888-8455

Kursi Roda Untuk Pak Uning

Pak Uning (67) hanya bisa menatap nanar ketika melihat kerabat seusianya pergi beraktivitas dengan leluasa.

Pak Uning mengalami kelumpuhan (stroke) sudah hampir satu tahun lebih, awalnya beliau mengalami penyakit darah tinggi, yang membuat kepala menjadi agak berat dan pusing, yang mengakibatkan beliau terjatuh beberapa kali di teras rumah.

Sudah satu pekan lamanya beliau di rawat di salah satu rumah sakit di daerah Ciawi. Kondisi tersebut membuat Pak Uning menjadi lumpuh sehingga sulit untuk ber aktivitas di luar rumah dan beribadah.

Pak Uning saat ini tinggal seorang diri, sang istri sudah lama meninggal, anak-anak Pak Uning sudah menikah dan tinggal agak berjauhan, saat ini Pak Uning di rawat oleh salah satu anak yang mana anak Pak Uning harus bolak balik untuk merawat Pak Uning dan juga keluarganya di rumah.

Pihak keluarga berharap adanya bantuan kursi roda yang bisa memudahkan Pak Uning bisa bebas untuk beraktivitas didalam dan luar rumah.

Alhamdulillah, dari donasi #SahabatKebaikan Pak Unang sekarang bisa mobilitas dengan kursi roda dari Baitulmal Tazkia.

Terima kasih banyak donatur #SahabatKebaikan Baitulmal Tazkia yang sudah berpartisipasi pada program Be Health Baitulmal Tazkia.

Mari sahabat dukung program kesehatan Be Health Baitulmal Tazkia melalui:
sahabatkebaikan.com

Atau melalui rekening lembaga kami di:

🏦 BSI: 7777-8822-38 A.n Yayasan Tazkia
Layanan Kami

📱0813-3888-8455

Baitulmal Tazkia Merespon Bencana Kekeringan di Kab Bogor

Alhamdulillah. hari ini Selasa 15 Agustus 2023 Baitulmal Tazkia telah mendistribusikan Air Bersih gratis untuk keluarga prasejahtera yang mengalami kekeringan di kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor.

Musim kemarau yang datang sejak Juni ini, menyebabkan beberapa daerah di Kabupaten Bogor mulai kekurangan air. Kekeringan bukan hanya berdampak pada warga saja, sektor pertanian dan perkebunan juga terkena dampak yang cukup parah, kekeringan mulai melanda Kabupaten Bogor wilayah Timur sampai wilayah Barat, Bencana kekeringan ini jika tidak segera ditangani, maka akan berdampak pada gagal panen atau puso. Pertanaman padi yang terancam bencana kekeringan jika dalam 2-3 minggu lahan pertanaman padi tidak terairi, maka akan timbul ancaman puso. Kondisi kekeringan ini juga diperparah oleh mulai berkurangnya sumber air yang ada, bahkan untuk Kecamatan Jonggol, air irigasi Jatiluhur pun sudah berkurang dan tidak bisa mengairi sawah.

Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat ada 33 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Bogor mengalami kekeringan. berdasarkan data BPBD, data terakhir sampai 13 Agustus 2023, (wilayah alami kekeringan) ada 13 Kecamatan yang tersebar di 33 desa.

Merespon hal tersebut Baitulmal Tazkia gerak cepat melakukan penanganan bencana kekeringan dengan mendistribusikan air bersih sebanyak 10.000 liter bagi masyarakat wilayah Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor yang mengalami bencana kekeringan. Meliputi desa Sumur Batu dan Karang Tengah.

Sebanyak 10.000 liter air bersih didistribusikan untuk dua Desa, tepatnya Sumur Batu dan Karang Tengah di kecamatan Babakan Madang. Pendistribusian air menggunakan metode dibagikan langsung ke warga, sebanyak 749 KK menerima manfaat program distribusi air bersih Baitulmal Tazkia. Sejak pagi hari warga sudah mengantri untuk mendapatkan air bersih, sudah satu pekan terakhir warga kesulitan air bersih, sumur air yang mereka miliki sudah mulai kering, selama ini untuk memenuhi kebutuhan mencuci warga harus rela berjalan kaki sekitat 2 km untuk pergi ke sungai dengan kondisi sungai yg keruh dan untuk memenuhi kebutuhan mandi dan memasak, warga harus membeli air isi ulang.

Yhoko selaku PIC program menuturkan tujuan dari program distribusi air bersih ini.
“Tujuan program Distribusi Air Bersih gratis adalah ikhtiar melayani masyarakat bidang sosial kemanusiaan dan Menjadi ikhtiar pelayanan masyarakat umum khususnya Dhuafa” tutur Yhoko (32)


Ditemui ditempat yang sama, Samsuri salah satu warga yang menerima manfaat program distribusi dari Baitulmal Tazkia, merasa bersyukur dan berterima kasih

“Alhamdulillah banget ya Allah, udah sepekan lebih saya dan keluarga kesulitan air bersih. Saat ini saya mendapatkan air bersih untuk masak dan minum. Sebelum saya harus berjalan 2 Km ke sungai untuk bisa mendapatkan air, itu pun airnya kurang bersih” Tutur Samsuri (48) warga desa Sumur Batu.

Di Desa Karang Tengah Bu Etis (38) juga menyampaikan hal yang senada. “Alhamdulillah bersyukur banget, saya akhirnya bisa mendapatkan air bersih dari Baitulmal Tazkia, semoga para donatur senantiasa sehat, dan sukses selalu, Amin”

Semoga aksi ini bisa berlanjut terus sehingga bisa menebar manfaat untuk masyarakat ebih banyak lagi.

Baitulmal Tazkia merupakan salah satu lembaga zakat yang sudah memiliki izin operasional resmi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berbadan hukum yayasan yang menghimpun dan mengelola dana Zakat,Infaq,Shodaqoh, dan Wakaf dari masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup kaum dhuafa/mustahik menuju ummat yang berdaya dan mandiri.

WAKAF PRODUKTIF BAITULMAL TAZKIA, AKAN SEGERA BERDIRI

Baitulmal Tazkia Realisasikan Wakaf Produktif Berupa Kandang Ternak Kambing untuk Pesantren dan Masyarakat.

Alhamdulillah, pembangunan kandang ternak kambing yang diinisiasi oleh Baitulmal Tazkia semakin terlihat. Wakaf kandang ini dibangun di pondok pesantren Goa Batu, Kemang, Bogor.

Kehadiran Wakaf Kandang ini sangat dinantikan oleh Santri dan juga pengurus, untuk kedepan ponpes Goa Batu ini akan menjadi percontohan bagi pesantren lainnya. Sesuai dengan konsep awal ponpes didirikan adalah menjadikan para penghafal Al-Qur’an dan siap menjadi enterpreneur.

Nantinya wakaf kandang ini akan diisi untuk 50 kambing, yang akan dirawat dengan tim ahli dibantu oleh para santri pondok pesantren Goa Batu.

Kami Baitulmal Tazkia mengajak #SahabatKebaikan untuk turut andil bersama-sama, kita merajut masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus.

Salurkan donasi terbaik sahabat melalui:
rekening BSI 7777-88-2249 a.n Yayasan Tazkia

Layanan kami:
📱0813-3888-8455

TERIMA KASIH BANYAK #SAHABATKEBAIKAN PAK MAMAN DAPAT BERQURBAN TAHUN INI

Masih ingat dengan Sosok Pak Maman? Iya beliau adalah guru honorer yang ada di pelosok negeri di pedalaman Kab Bogor yang berhati mulia mengajar anak-anak dengan fasilitas seadanya dan kesejahteraan yang jauh dari kata cukup.

Cita-cita kuat untuk bisa berqurban tahun ini ia selalu semati dalam doa. Alhamdulillah berkat patungan dari para #SahabatKebaikan Baitulmal Tazkia, Pak Maman dapat membeli hewan Qurbannya, dana yang terkumpul ia belikan satu ekor kambing. Hewan Qurban kambing tersebut pun disembelih dan dibagikan kembali kepada para warga Cipandawa Kec Sukajaya Kab Bogor.

“Alhamdulillah sekali, terima kasih kepada donatur yang sudah berikan hewan Qurbannya. Saya doakan semoga para donatur panjang umur, sehat dan sukses selalu, dan semoga ke depannya Allah SWT selalu melindungi kita semua”

Tak untuk sendiri, meski ia mendapatkan hewan Qurban, namun tak lantas hewannya ia nikmati sendiri bersama keluarga. Ia dengan suka rela membagi-bagikan daging hewan Qurban tersebut ke warga Cipandawa lainya.

Terima kasih banyak para #SahabatKebaikan Baitulmal Tazkia Pak Maman akhirnya bisa meraih cita-cita untuk bisa berqurban ditahun ini.  Jazakumullah Khiron Ahsanal Jaza.

DUA TAHUN TIDAK MAKAN DAGING QURBAN! KINI SENYUM CERIA TERLUKIS JELAS PADA WARGA CILEUKSA KEC SUKAJAYA KAB BOGOR

Sudah dua tahun terakhir mereka tidak bisa menikmati makan daging Qurban. Qurban tahun ini mereka bahagia, karena bisa mendapatkan daging Qurban dari para donatur Baitulmal Tazkia.

Desa yang terletak sisi paling barat Kabupaten Bogor, berbatasan dengan Provinsi Banten ini adalah salah satu desa yang terdampak bencana banjir dan longsor Kecamatan Sukajaya Kab Bogor pada 2021 silam. Hingga saat ini, Beberapa warga masih hidup di hunian sementara yang dibangun sejak bencana itu menerjang wilayah mereka.

Aksesnya cukup terjal, dan jauh, berjarak kurang lebih 85KM dari Cibinong sebagai pusat kabupaten Bogor. Tim Baitulmal Tazkia harus melewati hutan belantara.

“Kami tim harus melewati hutan belantara untuk bisa mengirimkan hewan Qurban ke desa tersebut, dan kami menempuh desa tersebut hingga 4-5 jam dari kantor Baitulmal Tazkia yang terletak di Sentul” Jelas Yoko sebagai PIC program Qurban Pelosok Negeri

Tepat di hari Sabtu, 1 Juli Alhamdulillah berkat Qurban dari #SahabatKebaikan Baitulmal Tazkia, terkumpul 14 ekor kambing, yang bisa tim salurkan ke Cileuksa.

“Alhamdulillah sekali, ada donatur yang berkenan mengirimkan hewan qurbannya ke sini. Kami semua di sini adalah para pengungsi yang sejak 2021 desa kami tidak berbekas, dan selama itu juga kami tidak pernah makan daging qurban” Tutur Pak Anen saat tim Qurban Pelosok Negeri menyalurkan hewan Qurban.

“Semoga apa yang sudah diberikan kepada kami, para donatur sehat selalu, selalu dipermudah segala urusan oleh Allah SWT, sukses selalu dan mendapatkan pahala, keberkahan dan ridho dari Allah SWT” lanjut Pak Anen sebagai salah satu tokoh masyarakat Cileuksa.

Terima kasih banyak para #SahabatKebaikan Baitulmal Tazkia! Jazakumullah Khiron Ahsanal Jaza.

TERJANG SUNGAI CISADANE, TIM BAITULMAL TAZKIA SALURKAN FIDYAH KE KELUARGA PRASEJAHTERA

Alhamdulillah meskipun harus melaluinya menggunakan rakit/getek dengan derasnya sungai, tim Baitulmal Tazkia dapat mendistribusikan Fidyah dari para donatur. Fidyah kali ini didistribusikan kepada keluarga prasejahtera yang berada di Kampung Cibodas Kec. Rumpin, Kabupaten Bogor pada Rabu (19/04).

Kampung yang berada di bantaran kali cisadane ini dihuni oleh para lansia yang bekerja sebagai buruh biji pala dan pencari ikan di kali cisadane, penghasilan nya pun tidak menentu tergantung kebutuhan pemilik kebun, penghasilan terbesar sehari hanya Rp. 40.000, itupun bisa dihitung dengan jari karena lebih banyak waktu menganggurnya, diselah-selah waktu apabila tidak pergi kekebun mereka mencari ikan di sungai Cisadane hanya untuk sekedar makan keluarga, apabila ada lebih akan di jual ke tetangga atau ditukar dengam beras.

Bapak Junaidi salah satu penerima manfaat yang kami wawancarai, beliau bekerja sebagai penarik rakit/getek penyebrangan, dengan penghasilan 50.000 hingga 60.000 per hari, beliau harus memutar cara untuk bisa menghidupi kedua anaknya, yang mana anak keduanya masih bersekolah di tingkat SMP.

“Saya jadi tukang rakit penyebrangan sudah ada sekitar 3 tahun, ya Alhamdulillah ada aja yang naik rakit saya karena ini salah satu akses tercepat untuk nyebrang ke desa sebelah, sebenarnya kalau mau ditarif motor 2.000, kalau orang 1.000. Cuma kadang kan saya juga gak tega kalau ada orang tua mau nyebrang gak ada duit ya gak usah bayarlah itung-itung sedekah” – tutur pria 42 tahun itu.

Dalam kesempatan yang ada kami memberikan bantuan Beras Fidyah kepada Bapak Junaidi, beliau menyampaikan banyak terima kasih kepada Baitulmal Tazkia atas bantuan yang diberikan.

“Hatur nuhun kasadayana, ka donatur anu geus masiham beas fidyah, mugia amal ibadah sadayana diterima Gusti Allah, mugi-mugi ditambah rezekina” – tutup Pak Junaidi.

Semoga apa yang telah diberikan oleh para donatur menjadi keberkahan untuk kita semua.

Terima kasih banyak #SahabatKebaikan Baitulmal Tazkia yang sudah berkontribusi peduli dengan kebutuhan pangan Ramadhan untuk para yatim dan dhuafa. Semoga apa yang sudah didonasikan menjadi buah keberkahan untuk kita semua, Amin.

SahabatKebaikan juga dapat berkontribusi dengan membantu ratusan dhuafa dengan cara donasi melalui sahabatkebaikan.com/ramadhan atau melalui rekening kami 7777-8822-38 Bank Syariah Indonesia, A.n Yayasan Tazkia.

Baitulmal Tazkia dan LAZ Al Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan distribusikan Program ketahanan pangan, untuk guru ngaji dan santri penghafal Al Qur’an

Alhamdulillah, pada Kamis, (10/11). Tim menyalurkan bantuan kepada para guru ngaji dan santri, ini bertujuan untuk membantu kebutuhan pangan pesantren-pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Sebanyak 15 pesantren di wilayah Bogor akan mendapatkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 1.000 kg selama satu tahun kedepan dengan harapan dapat membantu mengurangi untuk biaya pangan santri, pesantren yang menerima program ini merupakan pesantren-pesantren gratis untuk yatim dan dhuafa.

LAZ Al Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan dan Baitulmal Tazkia dengan sigap membantu para guru ngaji dan santri penghafal quran untuk menyuplai ketahanan pangan berupa beras sebanyak 1,5 ton untuk 15 pesantren di wilayah Bogor sebanyak 15 pesantren binaan Baitulmal Tazkia, selama satu tahun kedepan akan mendapatkan beras nusantara produk binaan Baitulmal Tazkia, yang harapannya dapat membantu mengurangi biaya pangan santri.

Terima kasih banyak kepada para donatur yang sudah berpartisipasi pada program ketahanan pangan ini. Semoga apa yang telah didonasikan bisa bermanfaat bagi para penerima manfaat dan apa yang telah diberikan semoga menjadi buah keberkahan untuk kita semua.

BAITULMAL TAZKIA DAN MAI GELAR PERNIKAHAN MASSAL

Rabu (19/10), Baitulmal Tazkia dan Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation berkolaborasi menggelar nikah massal di Richie Garden Sentul Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 10 pasangan hadir dalam acara pernikahan massal Baitulmal Tazkia dan MAI, pasangan yang berumur dari 20 hingga 50 tahun ini dinikahkan secara sah berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia. Sebelumnya diketahui bahwa pernikahan mereka adalah sah secara agama namun belum sah secara Negara.

Baitulmal Tazkia dan MAI, bekerja sama dengan dinas sosial mengadvokasi para pengantin yang belum sah secara Negara.

“Kami sangat senang, akhirnya bapak dan ibu di sini bisa mendapatkan SIM dalam pernikahannya yaitu buku nikah resmi dari Negara. Sehingga jika hal-hal terkait administrasi, untuk keperluan anak, dan lain sebagainya itu mudah” Ucap Erwin Setiawan selaku direktur Mandiri Amal Insani saat memberikan sambutan pada acara pernikahan massal kemarin.

Hal ini juga senada dengan ungkapan Asep Lukman Hakim, “Iya kami sangat bahagia dengan kegiatan nikah massal ini bapak-ibu bisa mendapatkan buku nikah agar mereka dapat mengurus hal administratif kependudukan dengan mudah” Imbuh pria selaku kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bogor Utara.

Pernikahan massal Baitulmal Tazkia dan MAI, ini dihadiri oleh Iwan selaku Direktur Baitumal Tazkia, Erwin Setiawan selaku Direktur MAI Foundation, Tini Sri Agustina selaku Sekretaris Dinas Sosial Kota Bogor, Asep Lukman Hakim selaku Kepala KUA Bogor Utara dan Ust. Yayan Sopyan selaku Pemuka Agama.

Guna mendapatkan buku nikah dan dinyatakan sah pernikahannya oleh Negara, para pengantin ini melewati proses yang cukup panjang, yaitu verifikasi data, sidang isbat, pengurusan dokumen di KUA hingga dinyatakan sah oleh negara.

Senyum bahagia juga terpancar dari 10 pasangan nikah massal Baitulmal Tazkia dan MAI. Wahyudin dan Ernawati, mengungkapkan bahwa mereka bahagia dengan adanya nikah massal dari Baitulmal Tazkia dan MAI.

“Alhamdulillah, hari ini kami resmi menikah secara negara. Terima kasih banyak kepada para donatur dari Baitulmal Tazkia dan Mandiri Amal Insani, semoga para donatur berkah selalu, dan doakan kami semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah dan waramah”  Ungkap Wahyudin dan Ernawati pasangan nikah massal.

Para pengantin nikah massal, selain mendapatkan buku nikah resmi dari negara. Para pengantin nikah massal pun mendapatkan merchandise dan uang saku.

Bagaimana Hukum Zakat Profesi? Wajib Atau Tidak?

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Ustadz, saya ingin bertanya tentang pendapatan profesional seperti karyawan, dokter, tenaga pengajar. Apakah wajib zakat atau tidak bila menurut syariah? Dan bagaimana landasan syariahnya? Terima kasih atas penjelasannya.

Abdullah (Jakarta)

Wa’alaikumssalam Wr.Wb.

Profesi adalah pekerjaan di bidang jasa atau pelayanan selain bertani, bertambang dan berternak dengan imbalan berupa upah atau gaji dalam bentuk mata uang, baik bersifat tetap atau tidak. Baik pekerjaan yang dilakukan langsung ataupun bagian lembaga, baik pekerjaan yang mengandalkan keterampilan ataupun tenaga. Contohnya adalah pejabat, pegawai negeri atau swasta, dokter, konsultan, advokat, dosen, makelar, olahragawan, artis, seniman dan sejenisnya.

                Dalam istilah fikih, pendapatan/penghasilan professional tersebut mirip dengan mal mustafad yang dijelaskan dalam kitab-kitab fikih zakat. Zakat profesi ini bukan bahasan baru, karena para ulama fikih telah menjelaskannya dalam kitab-kitab klasik, di antaranya kitab al-Muhalla (Ibnu Hazm), al-Mughni (Ibnu Quddamah), Nail al-Authar (Asy-Syaukani), Subul As-Salam (Ash-Shan’ani).

                Menurut mereka, setiap upah/gaji yang didapatkan dari pekerjaan itu wajib zakat (Wajib ditunaikan zakatnya). Di antara para ulama yang mewajibkan zakat profesi adalah Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud, Mu’awiah, ash-Shadiq, al-Baqir, an-Nashir, Daud, Umar bin Abdul Aziz, al-Hasan, Az-Zuhri, dan al-Auza’i.

Sesungguhnya tidak adasatupun ulama atau lembaga ataupun otoritas fatwa yang tidak mewajibkan zakat profesi. Semuanya mewajibkan zakat profesi, perbedaannya sebagian mewajibkan adanya haul (melewati satu tahun), dan sebagian yang lain tidak mewajibkan haul. Kesimpulan zakat penghasilan atau zakat profesi itu wajib merupakan pandangan Majelis Ulama Indonesia.

Zakat profesi itu wajib ditunaikan berdasarkan ayat, maqashid, dan maslahat. Di antara ayat yang mewajibkan zakat bersifat umum, seperti firman Allah SWT:

خُذْ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَوٰتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. At-Taubah:103)

Hal ini sesuai dengan maqashid (tujuan) diberlakukannya zakat yaitu semangat berbagi, memenuhi hajat dhuafa dan kebutuhan dakwah. Pendapatan kaum professional itu besar, harus terdistribusi kepada kaum dhuafa sehingga ikut memenuhi hajat mereka.

Dari sisi keadilan, zakat tidak mungkin diwajibkan kepada petani yang mendapatkan penghasilan dengan nisabnya sekitar Rp. 6,5 juta. Sedangkan seorang professional (yang mendapatkan satu kali penghasilan yang setara dengan penghasilan petani dalam 10 tahun) itu tidak diwajibkan. Oleh karena itu, kewajiban zakat profesi telah sesuai dengan Maqasid kewajiban zakat dan aspek keadilan.

Kewajiban zakat profesi ini juga disebutkan dalam beberapa riwayat, di antara Ibnu Mas’ud, Mu’awiyah dan Umar bin Abdul Aziz. Abdu ‘Ubaid meriwayatkan dari ibnu Abbas tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan: “ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya”.

Bahkan jika menelaah penjelasan para sahabat, tabi’in, dan ulama setelahnya, begitu pula pandangan ulama kontemporer, lembaga fatwa di Indonesia dan lembaga zakat di Tanah Air, bisa disimpulkan bahwa sesungguhnya tidak ada satupun ulama atau lembaga ataupun otoritas fatwa yang tidak mewajibkan zakat profesi.

Tetapi, semuanya mewajibkan zakat profesi, perbedaannya sebagaian mewajibkan adanya haul (melewati satu tahun), dan sebagian yang lain tidak mewajibkan haul. Kesimpulan zakat penghasilan atau zakat profesi itu wajib merupakan pandangan Majelis Ulama Indonesia. Wallahu a’lam.

Sumber : BUKU FIKIH MUAMALAH KONTEMPORER Membahas Ekonomi Kekinian, Karya Ust. Dr. Oni Sahroni, MA

Layanan Zakat Profesi Baitulmal Tazkia:

Klik disini dapat transfer antar bank dan payment lainnya. Atau melalui rekening kami :

7090-112222 Bank Syariah Mandiri

atas nama Yayasan Tazkia

Open chat
1
Assalamu'alaikum Sahabat Baitulmal Tazkia
Ada yang bisa kami bantu?

Chat kami di sini