Kisah Inspiratif Rahman dan Rino: Dari Hidup Sulit Menuju Kebahagiaan dengan Bantuan dari Para #SahabatKebaikan Baitulmal Tazkia

Masih Ingat Kisah Rahman dan Rino?

Rahman adalah seorang anak yatim piatu yang kehilangan ibunya sejak masih bayi dan ayahnya saat ia berusia 10 tahun. Kehilangan kasih sayang dari keluarga dan ditinggal oleh kedua orang tuanya membuat Rahman merasa kurang bahagia. Akibatnya, ia hanya mampu menyelesaikan sekolah hingga kelas satu SD, karena ia sering menghabiskan waktu untuk bermain dan mengamen. Ayahnya juga sibuk mencari nafkah, sehingga tidak ada yang memperhatikan kebutuhan dan keinginannya.

Setelah ayahnya meninggal dunia, Rahman bersama teman-temannya mengamen ondel-ondel keliling dari Jakarta, Depok, dan Bogor. Bahkan, ada satu masa ketika ia tidak pulang ke rumah selama satu tahun. Selama satu tahun hidup di jalanan, Rahman tidur di emperan toko, di rumah teman sedapatnya, dan makan di jalanan. Karena kondisi hidupnya yang sulit, seorang saudara merasa prihatin dan menitipkannya di pondok pesantren Shoutul Fataa di Bojong Gede.

Sementara itu, Rino adalah seorang anak yatim yang kehilangan ayahnya karena digigit ular berbisa saat pergi ke sawah. Ia terpaksa harus putus sekolah saat kelas 4 SD karena kondisi keluarganya yang sulit. Ibunya hanya seorang buruh cuci baju di tetangganya dengan penghasilan yang tidak menentu. Meskipun demikian, Rino tetap bersemangat untuk belajar di pondok pesantren agar dapat menjadi hafidz dan mendoakan ayahnya.

Kisah keduanya yang sulit ini menarik perhatian tim Baitulmal Tazkia dan #SahabatKebaikan para donatur, yang memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan mereka dari SD hingga SMA. Dalam sebuah kegiatan yang diadakan oleh tim, Rahman dan Rino diajak jalan-jalan memilih baju, celana, dan makan di restoran cepat saji. Kedua anak yatim ini sangat senang dan berterima kasih kepada tim Baitulmal Tazkia dan #SahabatKebaikan para donatur karena telah memberikan bantuan dan kesempatan untuk menikmati hal-hal sederhana seperti itu.

Pada kesempatan yang ada Rino dan Rahman bercerita ‘Kami belum pernah pergi ke Mall dan makan ayam fried chicken KFC Om, ingin banget kesitu’ tanpa berfikir panjang kami langsung mengajak mereka berdua ke pusat pembelanjaan yang ada di Pasar Parung.

Tak henti-henti nya Rino dan Rahman mengucapkan terima kasih kepada tim Baitulmal Tazkia “Terima kasih ya om udah diajak jalan-jalan beli baju buat sekolah, Rino juga senang banget makan ayam KFC, rino belum pernah makan di sini om” – tutur rino kepada tim.

Ditempat yang sama juga Rahman menyampaikan rasa syukurnya ‘Rahman senang om, boleh kan rahman beli celana panjang soalnya rahman gak punya, makanan dan es krim nya juga enak, semoga bisa sering ajak kita ya’ – tutup rahman.

Terima kasih banyak #SahabatKebaikan yang sudah berkontribusi membantu Rahman dan Rino. Hingga akhirnya bisa bersekolah dan dijamin biaya pendidikannya hingga jenjang SMA. Selain itu, telah terpenuhi kebutuhan pangan sehat hingga satu tahun kedepan. Jazakallahu khorion ahsanal jaza.

-Saefaz Azis-

Open chat
1
Assalamu'alaikum Sahabat Baitulmal Tazkia
Ada yang bisa kami bantu?

Chat kami di sini